Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Belajar dari Ketidaktahuan yang Mengajarkan

Beberapa waktu lalu, seorang siswa menanyakan sebuah soal. Ketika saya mencoba menelaahnya, ia berkata bahwa soal yang sama sudah dua kali ia ajukan pada Guru A di sekolah, namun tidak mendapat jawaban. Guru tersebut hanya berkata bahwa ia belum belajar materinya, sehingga belum bisa menjelaskan. Kalimat itu menggema di kepala saya, karena saya pun pernah mengucapkan jawaban serupa—meski dengan sedikit perbedaan yang agaknya bisa saya jadikan sebagai pembelaan. Biasanya, saya juga menambahkan, “Sebentar ya, saya pelajari dulu, atau nanti kita bahas di pertemuan selanjutnya ya,”–atau alternatif pamungkasnya saya kirimkan pembahasan melalui chat dengan diskusi secara terbuka atau langsung saya jelaskan sewaktu ketemu. Saya teringat kutipan yang selalu disematkan pada Whatsapp dosen saya yang berbunyi, “ Doscendo discimus — by teaching, we learn — dengan mengajar, kita belajar.” Kata-kata siswa tadi membuat saya menelusuri kembali ingatan masa sekolah. Saya mencoba mengingat apakah perna...

Postingan Terbaru

26 Pelajaran Hidup di Usia 26 Tahun

Memaknai Pesimis yang Terukur

Bawa Aku

Menyoal Pilihan dan Keputusan

Aku Melihat Wajahmu

#Prompt 9: Kita Usahakan Maaf Itu

#Prompt8: Sendiri Bukan Berarti Sepi

#Prompt7: Kekhusyukan

#Prompt6: Mungkin Belum Waktunya

#Prompt5: Menjawab Lapis-lapis Syukur