#Prompt8: Sendiri Bukan Berarti Sepi
Puasa udah hari ke-9 aja yaa. Menjawab prompt ke-8 mulai terasa lebih menantang dari yang kemarin-kemarin enjoy banget. Beberapa hal datang dalam waktu bersamaan, sehingga agak sulit memicu diri buat teteup menulis. Anyway, here we go again yaa.
prompt 8. apa yang kamu lakukan saat kamu merasa kesepian dalam kesendirian?
Kalau lagi kesepian paling pelarian saya kalau nggak menulis, ngomong sendiri, atau sholat. Tiga hal itu jadi bisa membuat hati lebih penuh dan merasa ada yang menemani. Padahal mah yang menemani juga diri sendiri.
Justru kalau dipikir-pikir kadang saya merasa kalau lagi sendiri tuh saya bisa punya waktu buat introspeksi diri. Mm, kayaknya bisa dibilang saya jarang merasa kesepian. Kalau ngomongin soal lovelife yang cukup relate dengan istilah kesepian–bagi beberapa orang mungkin akan merasa kesepian setelah patah hati, tapi bagi saya nggak demikian. Emang sih rasanya kayak ada yang hilang aja gitu di hidup. Tapi, so far Alhamdulillah saya nggak merasa kesepian. Mungkin, lingkungan saya juga berperan besar yaa. Pas melewati fase itu saya punya orang-orang yang kehadirannya selalu ada.
Favorit saya kalau lagi sendiri tuh yaa ngomong sendiri. Biasanya saya ngomong sendiri sambil divideo sok-sokan jadi YouTuber atau kalau nggak ngomong sendiri di depan kaca. Ada juga momen kalau pas lagi sendiri, saya iseng bukain Medium terus bacain satu-satu tulisan yang saya suka sambil saya rekam suaranya terus saya dengerin lagi. Aneh juga yaa kalau dipikir-pikir hehe.
Kayaknya tulisan kali ini gitu aja–maaf kalau sekadarnya banget, kurang "berdaging", dan nggak begitu nyambung. Saya cuma pengen mengutarakan apa yang ada di kepala. Agak riweh ditambah deadline proposal yang menghantui karena diri sendiri yang hobi menunda-nunda. Sistem kebut semalam mode on fire nih hehehe.
Komentar
Posting Komentar