#Prompt6: Mungkin Belum Waktunya
Ditulis di waktu-waktu terakhir menjelang pergantian hari pas kebangun karena ketiduran. Alhamdulillah masih sempat menulis di hari yang seharusnya.
prompt 6. pernahkah dalam hidupmu terjadi sesuatu yang semula kamu pikir tak mungkin?
Pasti pernah dan lumayan sering. Tapi, kalau yang langsung keinget pas baca pertanyaan ini kayaknya kejadian waktu dapet tawaran pekerjaan yang sekarang.
Btw, saya bekerja sebagai supporting staff salah satu unit di sebuah kampus. Sebelum wisuda tahun kemarin, seorang teman menawarkan pekerjaan tsb ke saya. Saya diminta untuk menggantikannya karena dia ingin mencari pekerjaan lain + kosnya udah habis. Padahal, saya tuh bukanlah kandidat yang berpeluang buat ditawarin karena satu dan lain hal–ternyata saya jadi rekomendasi temen saya yang lain karena dia nggak bisa menerima tawaran alias jadi second option. Saya udah seneng dan mau nih karena mikirnya barangkali bisa saya maksimalkan sampai saya tercerahkan dengan apa yang akan saya lakukan ke depan.
Tapi, pas dia pamitan sama kepala bagian yang ngurusin supporting staff, bapak tersebut bilang kalau dia nggak perlu cari pengganti. Akhirnya, saya nggak jadi deh buat menggantikan. Kecewa sih pasti yaa karena udah kepikiran bakal begini dan begitu. Cuma yaa mau gimana, harus diterima kan? Definisi bukan jodoh dan belum rezeki. Jadilah saya melanjutkan hari-hari dengan kesibukan seperti biasa, yaitu mengajar murid-murid saya.
Beberapa waktu kemudian pas diri udah ikhlas dengan tawaran itu, tiba-tiba di siang bolong saya dapet lagi tawaran yang sama dari orang yang berbeda karena salah satu teman yang lain keterima kerja di Tangerang. Masyaallah. Benar-benar waktu itu tuh saya nggak kepikiran lagi bakal secepat itu dikasihnya. Saya juga nggak kepikiran bakal ditawarin lagi karena beberapa faktor. Menurut saya ini adalah salah satu hal yang bisa jadi jawaban dan memorable karena berkesan.
Kesempatan itu datang di waktu yang tepat dengan cara yang paling baik. Mungkin kalau bukan sekarang, bisa jadi besok atau kapan-kapan. Mungkin kalau bukan sekarang pasti itu yang terbaik. Manusia boleh berencana, tapi Allah yang menentukan sebaik-baik perencanaan. Apa yang melewatkanmu tidak pernah menjadi takdirmu dan apa yang udah ditakdirkan untukmu pasti tidak akan pernah melewatkanmu. Selalu ingat juga dengan nasihat paling baik yang ada dalam Al-Qur'an.
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui." (Q.S. Al-Baqarah:216)
Komentar
Posting Komentar